Saya Adalah Anak Haram

“Saya adl anak haram,” seorang wanita memperkenalkan diri dlm konferensi mahasiswa sebuah universitas terkenal di AS.
“Ibu saya adl seorang bisu tuli yg sangat miskin. Suatu hr, Ibu saya diperkosa oleh seorang pria, shg saya tdk pernah mengetahui siapa ayah saya. Kami hidup sangat miskin, shg dlm umur yg msh sangat muda, saya hrs bekerja bersama dgn ibu saya sbg buruh kasar dlm sebuah perkebunan kapas. Saya membenci keadaan saya. Oleh krn itu, saya jg kecewa kpd Allah krn Dia tdk adil. Saya tdk dpt memahami mengapa saya hrs dilahirkan di dunia ini sdngkan saya tdk berguna sama sekali.”

Kalimat diatas kedengarannya seperti isi hati kita ketika kita kecewa kepada Tuhan. Tidak diterima oleh sekeliling kita & dicampakkan oleh dunia ini karena latar belakang yang menyedihkan, sehingg kita bertanya-tanya mengapa saya dilahirkan?  Tetapi dengarkan lanjutan kisah wanita tadi. Suatu har isesuatu di dalam hati saya berkata-kata, “Acy, kamu dpt memilih, kamu mau tetap seperti ini atau kamu mau keluar dari rasa tidak berguna ini.  Pilihan ada di tanganmu!”
Akhirnya Acy memilih,  “Saya mau keluar dari rasa tidak berguna ini, saya mau keluar!”

Singkat cerita wanita ini mulai bekerja dengan giat untuk mencari uang demi membiayai sekolah & ibunya. Dia bekerja keras seihngga pada akhirnya dia meraih kesuksesan.
Hari itu, wanita yang mulanya memperkenalkan diri sebagai seorang anak haram, berdiri di hadapan para mahasiswa universitas terkenal itu untuk membuktikan KEKUATAN DARI SEBUAH PILIHAN, & kini dia juga tahu bahwa Tuhan sangat mengasihinya.

Dia adalah Azie Taylor Morton, Menteri Keuangan AS!

Apapun keadaan kita saat ini, jangan pernah menyesali & jangan pernah kecewa kepada Tuhan. Dia adalah Allah yang selalu memberikan masa depan indah & keberhasilan kepada kita, asal kita mau memilih hal-hal yang benar & keputusan yang benar dalam hidup ini.